Mendambamu

Malam sudah semakin larut,
Kehampaan mengisi setiap relung hati.
Bagai sebatang kaktus di padang pasir,
Aku harus berdamai dengan hasratku sendiri.

Sudah lama aku menjamahi bayanganmu, Sayang.
Setiap bagian dari dirimu adalah kenikmatanku.
Meski ku tahu ini sangat ironi,
Tapi kau tahu aku bukanlah orang yang kuat menahan sepi.

Kau adalah orang yang selalu kudamba, Sayang.
Mencium setiap inci aroma yang ada pada tubuhmu,
Menyesap setiap sudut bibirmu yang manis,
Adalah satu hal yang sangat ku nanti, mungkin sampai mati.


Depok, 3 Agustus 2016

Comments

Popular Posts